Sudah Berdamai di Depan Majelis Hakim, Kasus Moh Hosen Perihal UU ITE, Ini Kata Terlapor!

0

BANGKALAN, IN.ID – Terdakwa Moh Hosen dalam kasus pencemaran nama baik kepada dr. Farhat Suryaningrat, Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, Madura terkait Undang-Undang ITE diwarnai kata damai di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan pada Senin (23/3/2020) yang lalu.

Kini rencana sidang lanjutan di PN Bangkalan akan digelar pada Rabu (3/6/2020) mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya dilaporkan ke polisi oleh dr Farhat atas tuduhan pencemaran nama baik. Dirinya tidak ditahan disoal revisi UU ITE No 11 tahun 2018 tentang informasi dan transaksi elektronik karena pidana kurang dari 5 tahun. Mulai dari pelimpahan dari Polres ke Kejaksaan Hosen tidak ditahan.

Terlapor atau Hosen di kasus UU ITE ini mengutarakan kasus yang menimpanya atas insiden pencemaran nama baik ke dr. Farhat sudah berusaha memidiasi antara Moh Hosen dengan dr Fasrhat untuk mencari titik temu dari permasalahan mereka.

“Kelanjutan proses hukum tergantung pihak pengadilan masih ingin melanjutkan atau tidak, tetapi dari hati yang terdalam kami sudah menyadari dan di sidang terakhir kata damai itu sudah bagian dari akhir dari proses hukum tinggal menunggu putusan majlis hakim,” papar Hosen.

Namun kata Hosen menegaskan karena pihak pelapor sudah memaafkan dan tidak ada penuntutan apakah JPU masih memproses tuntutan hukum?

“Kita lihat ke depan, apakah JPU ini tetap pada tuntutannya atau berubah karena sudah melihat kami meminta maaf, berjabat tangan dan berdamai di hadapan majelis hakim. Kami tinggal menunggu majlis hakim,” paparnya.

Di akhir kata Moh Hosen memohon kepada Majelis Hakim saat sidang nanti untuk diputus seringan-ringannya (bebas tuntutan) dengan pertimbangan telah berdamai dengan pihak pelapor.

Sesuai permintaan majelis hakim dengan membuka ruang perdamaian waktu sidang yang ke-3 pada Senin 23 Maret 2020 yang lalu, tetapi keputusan tetap berada di majelis hakim karena berkas sudah masuk PN Bangkalan,” ungkap Majlis Hakim.

“Hal itu dibuktikan dengan perdamaian yang telah ditunjukkan saat persidangan antara saya dan pelapor, sudah saling memaafkan dan mengikhlaskan,” tutupnya. (ASR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here