Penutupan Chek Point Nunggu Keputusan Presiden

0
Foto : Pemeriksaan kendaraan dan kesehatan

BANYUWANGI, IN.ID – Setelah diberlakukannya New Normal oleh Pemerintah Indonesia, disinyalir satu satunya Chek Point di wilayah timur Jawa Timur masih aktif beroprasi sesuai perintah Presiden.

Pemeriksaan dan penyemprotan terhadap kendaraan yang melintasi area perbatasan Banyuwangi – Situbobdo masih terus aktif selama 24 jam, upaya tersebut merupakan upaya penerintah memutus mata rantai penyebaran civid 19.

Menurut koordinator chek point H . Ali Hasan saat dikonfirmasi di kantor Kecamatan Wongsorejo mengatakan bahwa, posko penanggulan penyebaran virus corona yang ada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi tepat di RTH Bajulmati Kecamatan Wongsorejo masih aktif beroprasi.

“Posko pemeriksaan, penyemprotan dan chek point yang berada di jalan pantura Banyuwangi masih beraktifitas sebagaimana mestinya, sesuai perintah Presiden, kendatipun fase New Normal telah diberlakukan”, terang koordinator.

Lebih lanjut disampaikan kepada Independentnews.id diruang kerjanya, beraktifitasnya chek poit atas perintah Presiden oleh karena untuk dihentikannya menunggu perintah Presiden.

“Chek point dan posko pemeriksaan kesehatan khususnya di wilayah Banyuwangi baru bisa dihentikan apabila Presiden mengeluarkan PerPres sebab keberadaan chek point mengacu pada Peraturan Presiden,” lanjut H. Ali Hasan.

Ditanbahkannya, kendatipun telah diberlakakukannya new normal oleh pemerintah dan semua transportasi sudah beroprasi seperti biasa maka pihak Kabupaten Banyuwangi tidak bisa menghentikan begitu saja, khususnya Kecamatan Wongsorejo tetap aktif beroperasi 3 shif dalam 24 jam.

“Kami tidak berani menghentiakan aktifitas di posko pemeriksaan dan chek point, sebab keberadaan chek point dan posko tersebut atas perintah Presiden yang tertuang dalam PerPres, oleh karenanya kami tetap menjalankan perintah tersebut sebelum dikeluarkan PerPres tentang penghentian chek point, oleh karena itu aktifitas tersebut masih lanjut dengan 3 shif dalam 24 jam, dimana dalan per shifnya 2 personil TNI, 2 pesonil Satpol PP, 2 personil tenaga medis, 2 personil BPBD dan 1 personel relawan juga 2 personil Dishub Banyuwangi serta pesonil Kepolisian Sektor Wongsorejo”, papar H. Ali panggilan akrap koordinator.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here