65 Kantong Darah Terkumpul dalam Aksi Donor di Bireuen

  • Whatsapp
Prosesi situasi dan kondisi aksi kemanusian di Gampong Meunasaah Blang. (Foto : Suherman Amin)

BIREUEN, IN.ID – Sebanyak 65 kantong darah terkumpul dalam aksi kemanusian donor darah yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) di halaman Meunasah Gampong Bireuen Meunasah Blang, Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.

Dari pengamatan kami, prosesi pelaksanaan kegiatan donor tetap mengikuti protokol kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

Teuku Muhammad salah seorang pendonor kepada media, Kamis (30/9) dalam pembicaraan di Warkop 88 menyebut, aksi donor darah dilakukan Pemdes Meunasah Blang bekerjasama dengan PMI Bireuen dan UTD RSUD dr Fauziah menggunakan satu unit mobil bus khusus layanan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr Fauziah.

Teuku Muhammad menyebutkan, koordinator kegiatan donor darah di Meunasah Blang adalah Muhammad Yani atau yang akrab disapa Pak Jendral menjelaskan, donor darah ini merupakan agenda rutin setiap tiga bulan sekali di Gampong Meunasah Blang, namun tidak salah dan boleh diikuti warga kawasan Bireuen yang berpartipasi.

“Pendonor rutin merupakan warga Bireuen Meunasah Blang namun ada juga warga desa tetangga yang ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya demi kemanusian,“ sebut Pak Jendral seraya mengharapkan berbagai golongan darah yang disumbangkan itu dapat membantu memenuhi ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Disebutkan, donor darah yang setiap tiga bulan sekali mereka lakukan bertujuan membantu memenuhi persediaan darah di UTD dr Fauziah Bireuen yang saat ini kekurangan stok darah sementara warga sangat banyak yang membutuhkan danah.

Selain itu juga membangkitkan rasa kepedulian sosial masyarakat menolong sesama, karena setetes darah akan menyelamatkan nyawa manusia di samping bermanfaat bagi orang lain dan bagi pendonor sendiri karena dengan donor darah dapat memperlancar aliran darah, menurunkan risiko serangan jantung, dan meminimalkan risiko kanker, stroke, dan serangan jantung. (Suherman Amin/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.