JAKARTA | IndependentNews.id | Aon plc (NYSE: AON), perusahaan jasa profesional global terkemuka, hari ini mengumumkan penunjukan Stephen sebagai CEO Indonesia, efektif per 3 Agustus 2026, dengan tetap menunggu persetujuan regulator.
Berkantor di Jakarta, Stephen akan memimpin bisnis Aon di Indonesia yang mencakup bidang Risiko Komersial, Kesehatan, Talenta, dan Kekayaan. Ia akan bertanggung jawab menetapkan dan melaksanakan strategi Aon di Indonesia, memastikan layanan terbaik bagi klien serta membangun budaya kerja yang kuat dan berkinerja tinggi di seluruh organisasi.
Stephen akan melapor kepada Jane Drummond, Chief Commercial Officer Asia Pasifik, sekaligus pelaksana tugas Head of Southeast Asia dan akan bergabung dalam tim kepemimpinan Asia Tenggara.
“Stephen memiliki pemahaman yang mendalam mengenai pasar, kemampuan kepemimpinan yang kuat, serta fokus yang jelas terhadap kebutuhan klien,” ujar Drummond.
“Ia memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mengembangkan tim, memperkuat kapabilitas organisasi, dan menghasilkan kinerja yang unggul. Kepemimpinannya akan membantu mempercepat pelaksanaan strategi kami di Indonesia, sekaligus terus mendukung para klien dalam menghadapi lingkungan risiko yang semakin kompleks dan dinamis.”
Stephen memiliki pengalaman internasional selama lebih dari dua dekade di bidang asuransi, underwriting, dan penetapan tarif, yang diperoleh melalui berbagai peran yang dijalaninya di Asia, Selandia Baru, dan Britania Raya. Sebelum bergabung dengan Aon, ia menjabat sebagai Chief Underwriting Officer Zurich Indonesia, dengan tanggung jawab memimpin portofolio asuransi konvensional dan takaful, yang mencakup asuransi umum, kesehatan, manfaat karyawan, serta asuransi perjalanan. Dalam peran tersebut, ia juga berperan penting dalam memperkuat kapabilitas teknis di seluruh organisasi.
“Saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Aon dan memimpin bisnis di Indonesia pada momen yang penting bagi perkembangan pasar,” ujar Stephen. “Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar, didukung oleh tingginya permintaan dari klien, serta kebutuhan yang terus berkembang di bidang manajemen risiko dan pengelolaan tenaga kerja. Saya menantikan kesempatan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan di seluruh Indonesia maupun di wilayah ini untuk mempererat hubungan dengan klien, memperkuat pelaksanaan strategi, serta menghadirkan kapabilitas terbaik Aon bagi para klien.”
Informasi lebih lanjut tentang Aon di Asia bisa ditemukan di sini.
Tentang Aon
Aon plc (NYSE: AON) hadir untuk membantu mewujudkan pengambilan keputusan yang lebih baik guna melindungi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh dunia. Melalui wawasan analitis yang dapat ditindaklanjuti, keahlian yang terintegrasi secara global di bidang Modal Risiko dan Modal SDM, serta solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal, para profesional Aon membantu klien di lebih dari 120 negara memperoleh kejelasan dan keyakinan dalam mengambil keputusan yang lebih baik terkait risiko dan sumber daya manusia guna melindungi sekaligus mengembangkan bisnis mereka.
Ikuti Aon di LinkedIn, X, Facebook , dan Instagram. Ketahui informasi terkini dengan mengunjungi ruang berita Aon dan mendaftar untuk menerima notifikasi tentang berita di sini.
Penafian
Informasi yang terkandung dalam dokumen ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi dan sebagai panduan umum. Informasi ini tidak dimaksudkan untuk mengakomodasi keadaan khusus individu maupun entitas tertentu. Meskipun Aon berupaya menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu serta menggunakan sumber yang dianggap andal, tetapi Aon tidak memberikan jaminan, pernyataan, maupun garansi mengenai keakuratan, kecukupan, kelengkapan, atau kesesuaian isi dokumen ini untuk tujuan apa pun. Aon juga tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apa pun yang mungkin dialami oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi tersebut. Tidak ada jaminan bahwa informasi yang terkandung dalam dokumen ini akan tetap akurat pada saat informasi tersebut diterima atau akan terus akurat di masa yang akan datang. Tidak seorang pun maupun entitas mana pun bisa mengambil keputusan atau bertindak hanya berdasarkan informasi yang terdapat dalam dokumen ini tanpa terlebih dahulu memperoleh nasihat profesional yang sesuai serta melakukan penelitian yang relevan. (Jini Pillai)
