SUMENEP | IndependentNews.id | Pada acara Madura Night Vaganza (MNV) tahun 2026, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep Jawa Timur mempresentasikan pembangunan daerah dengan satan yang memiliki karakteristik Keraton dan Pendopo Kabupaten Sumenep. Dalam MNV tahun 2026 tersebut, Bappeda Sumenep mendapatkan salah satu posisi terbaik dari 6 peserta Madura Night Vaganza tahun 2026.
Bappeda Sumenep tampil dengan kreativitas perpaduan antara perencanaan dan capaian pembangunan daerah dengan kearifan budaya lokal. Dengan memberikan nuansa yang sangat menarik sehingga masyarakat dapat menangkap informasi perencanaan, capaian dan tentunya memahami arah pembangunan daerah Sumenep kedepan.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, STP, MSi, IPU. menjelaskan sebuah penghargaan bukanlah akhir dari prestasi, akan tetapi adalah bagian dari proses untuk bekerja lebih baik. Prestasi yang diraih harus dapat memotivasi seluruh pegawai untuk terus berinovasi dan berkarya yang lebih baik sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat banyak.
“Jangan cepat merasa puas apa sudah kita capai, justru penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih kreatif, inovatif, lebih kompak dan tentunya lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. Apa yang didapat hari ini harus menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Arif sapaan akrab Kepala Bappeda, prestasi yang dicapai adalah sebuah hasil kerja bersama. Jadi keberhasilan tersebut baik didapat oleh individu ataupun beberapa individu merupakan hasil kerja bersama keluarga besar Bappeda Sumenep. Karena semuanya memiliki kontribusi untuk bekerja kreatif dan bekerja yang lebih baik.
“Bappeda tidak hanya dibangun oleh satu orang. Akan tetapi, Bappeda dibangun oleh kita semua. Setiap orang memiliki peran, setiap bagian memiliki kontribusi, dan ketika semuanya bergerak bersama, maka capaian yang kita raih juga menjadi keberhasilan kita bersama,” ungkapnya.
Semangat dan kekompakan serta rasa memiliki terhadap organisasi harus terus dijaga. Karena menurutnya lingkungan kerja yang dibangun dengan rasa kekeluargaan, komonikasi yang baik dengan saling menghargai dan terbuka akan menciptakan suasana kerja yang lebih baik dan tentunya akan menghasilkan pekerjaan yang inovatif.
“Penghargaan yang kita raih dalam Madura Night Vaganza 2026 jangan berhenti sampai di sini saja. Jadikan prestasi ini sebagai awal untuk berkarya lebih baik lagi. Mari kita jaga kekompakan, kekeluargaan, komonikasi dan saling menghargai, sehingga kita mampu mendapatkan prestasi yang lebih baik dan dapat berkontribusi besar untuk pembangunan Kabupaten Sumenep kedepan,” tutupnya. (Ainul Hidayat)
