SUMENEP | IndependentNews.id | Bupati Sumenep DR H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH MH beserta ribuan peserta memadati area GOR A Yani Panglegur Sumenep ikut memeriahkan salah satu rangkaian kegiatan Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 dan sekaligus Memperingati International Overdose Awareness Day (IOAD) 2026, Minggu (30/8/2026).
Suasana di GOR A Yani Panglegur sejak pagi sudah dipadati ribuan peserta dari berbagai kalangan tanpak semarak mengikuti kegiatan olahraga bersama. Kegiatan olahraga bersama tersebut dikemas sebagai kampanye kesehatan dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obat terlarangg serta zat berbahaya.
Kegiatan Go Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026 diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur Sanggar Anggun. Senam bersama tersebut merupakan salah satu pemanasan agar dapat melenturkan otot bagi seluruh peserta sebelum pelepasan lari yang akan ditempuh rute sejauh 5 kilometer dengan lokasi start dan finis di GOR A. Yani Pangligur Sumenep.
Kegiatan fun run terlaksana berkat hasil kerjasama 7 organisasi profesi kesehatan. Organisasi tersebut adalah; 1) Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI), 2) Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), 3) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), 4) Ikatan Bidan Indonesia (IBI), 5)Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), 6) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan 7) Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI).
Adapun Ketua panitia Go Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026 yang dipercaya adalah drg. Dela Maulana Ansyar. Dia sangat apresiasi dengan antusiasme serta membludaknya peserta yang ikut ambil bagian dalam memeriahkan acara tersebut.
Dalam keterangannya drg. Dela mengatakan, bahwa Fun Run tidak hanya sekedar olahraga bersama, akan tetapi kegiatan tersebut merupakan kampanye kesehatan yang dilakukan dengan santai dan melibatkan masyarakat secara langsung.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan meriah sehingga antusiasme peserta luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan,” jelas Dela.
Lanjut Dela, kerjasama antar organisasi profesi kesehatan sangat penting untuk pendidikan kesehatan dan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat. Sehingga diharapkan kegiatan serupa juga dapat dilakukan di masa yang akan datang.
Hadir dan memeriahkan acara tersebut, Bupati Sumenep DR. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH MH, mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama tidak hanya sebagai ajang rekreasi, akan tetapi kegiatan olahraga bersama memiliki pesan penting bagi masyarakat, bahwa olahraga dijadikan aktivitas kebutuhan sehari – hari.
“Kegiatan ini sangat positif karena mengajak masyarakat untuk bergerak, berolahraga bersama, dan menjaga kebugaran,” terang Bupati Fauzi sapaan akrabnya.
Menurut Bupati dengan kolaborasi 7 organisasi profesi kesehatan memiliki kekuatan tersendiri. Sehingga untuk meningkatkan kepedulian dalam berolahraga tidak hanya dilakukan oleh pihak pemerintah atau dinas kesehatan. Tetapi dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kolaborasi antar organisasi kesehatan, dunia usaha dan masyarakat pada umumnya.
“Semangat kolaborasi ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Para tenaga kesehatan memiliki peran strategis untuk memberikan edukasi sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat,” terangnya.
Lanjut Bupati Fauzi berharap kepada masyarakat Sumenep tentang pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan obat disampaikan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Harapan kami dengan kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berolahraga dan menjaga kesehatan guna membangun Kabupaten Sumenep yang sehat, aktif, dan produktif,” tutupnya. (Ainul Hidayat)
