MALANG | IndependentNews.id | Kodim 0818/Malang-Batu yang dipimpin oleh Bayu Nugroho bersama Forkopimda Kabupaten Malang, instansi terkait, serta masyarakat Kecamatan Donomulyo menggelar kegiatan Zoom Meeting Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan penanaman mangrove serentak di Pantai Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, serta masyarakat setempat yang turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam aksi pelestarian lingkungan di kawasan pesisir selatan Kabupaten Malang.
Zoom Meeting Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026 dipimpin langsung oleh Boemi Ario Bimo dan diikuti oleh satuan kewilayahan TNI Angkatan Darat di berbagai daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembinaan teritorial antara TNI dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas wilayah dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Usai mengikuti zoom meeting, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan melakukan penanaman bibit mangrove secara serentak di sepanjang pesisir Pantai Ngliyep.
Dandim 0818/Malang-Batu bersama unsur Forkopimda Kabupaten Malang, perwakilan instansi terkait, dan masyarakat Donomulyo turun langsung ke lokasi untuk menanam mangrove sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Penanaman mangrove tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga ekosistem pantai dari ancaman abrasi sekaligus mendukung upaya konservasi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Selain berfungsi menahan gelombang dan mencegah pengikisan pantai, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis biota laut serta berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak begitu kental selama kegiatan berlangsung. Personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu menanam bibit mangrove dengan penuh antusias. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, namun juga menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program pembinaan teritorial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Mangrove yang ditanam hari ini bukan hanya untuk mencegah abrasi, tetapi juga menjadi harapan bagi keberlangsungan alam dan masa depan generasi mendatang,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus ditumbuhkan melalui kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan Penguatan Pembinaan Teritorial TA 2026 yang dirangkaikan dengan penanaman mangrove serentak ini, diharapkan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah, kesejahteraan masyarakat, dan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. (Ratri Iswanto)
