LSM Sahabat Imipas Gandeng Dewan Pendidikan Sampang, Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas

SAMPANG | IndependentNews.id | Upaya menyelamatkan generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas terus digaungkan. LSM Sahabat Imipas berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan pergaulan bebas kepada pelajar SMA Negeri 4 Sampang dan SMKN 1 Omben Sampang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk membangun kesadaran generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun pergaulan yang dapat merusak masa depan.

Bacaan Lainnya

Pesan kuat juga disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto, yang menaruh perhatian besar terhadap upaya penyelamatan generasi muda dari narkoba dan berbagai perilaku negatif.

“Generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan narkoba dan pergaulan bebas bukan hanya persoalan individu, tetapi merupakan ancaman terhadap masa depan bangsa.

Agus Andrianto juga berpesan agar generasi muda jangan sampai memenuhi lembaga pemasyarakatan akibat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun persoalan hukum yang berawal dari pergaulan bebas.

Kita tidak ingin anak-anak muda Indonesia memenuhi penjara karena narkoba dan pergaulan bebas. Mereka seharusnya berada di sekolah, kampus, tempat kerja, membangun keluarga, berkarya dan menjadi generasi penerus bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.

Aksa Halatu: Jangan Pertaruhkan Masa Depan

Ketua LSM Sahabat Imipas, Aksa Halatu, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah merupakan langkah penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.

“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, keluarga dan masa depan. Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa masa depan mereka terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba,” ujar Aksa Halatu.

Ia mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan memilih lingkungan pertemanan yang positif.

Menurutnya, gerakan pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, pemerintah serta seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Hasan Rohmad: Jangan Menunggu Anak Menjadi Korban

Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi LSM Sahabat Imipas dalam memberikan edukasi kepada para pelajar.

Hasan menilai persoalan narkoba harus menjadi perhatian serius dunia pendidikan karena dampaknya dapat menghancurkan masa depan peserta didik.

“Kita jangan menunggu anak-anak kita menjadi korban baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang. Pendidikan karakter harus menjadi benteng utama agar anak-anak memiliki ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif,” ujar Hasan Rohmad.

Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter, moral, kedisiplinan dan tanggung jawab peserta didik.

“Anak-anak kita harus disiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan produktif. Jangan sampai usia muda mereka justru dihabiskan di balik jeruji besi karena salah memilih pergaulan dan terjerumus narkoba,” tegasnya.

Imamah J: Sekolah Harus Menjadi Benteng

Kepala SMK Negeri 1 Omben, Imamah J, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia menilai edukasi tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas sangat penting agar siswa memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga dirinya.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Harapannya mereka mampu memilih pergaulan yang sehat, menjaga diri dan fokus meraih prestasi,” ujar Imamah J.

Dari Penjara Menuju Prestasi

Pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat kuat: jangan sampai generasi muda kehilangan masa depan karena narkoba dan pergaulan negatif.

Anak-anak muda seharusnya mengisi masa mudanya dengan pendidikan, kreativitas, olahraga, kegiatan sosial, kewirausahaan dan berbagai aktivitas positif yang dapat mengembangkan potensi mereka.

Karena itu, kolaborasi LSM Sahabat Imipas dan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan edukasi dan pencegahan narkoba di berbagai sekolah di Kabupaten Sampang.

Menyelamatkan satu anak dari narkoba berarti menyelamatkan satu masa depan. Menyelamatkan generasi muda berarti menyelamatkan masa depan Indonesia.

“Selamatkan Generasi Muda Indonesia. Jauhi Narkoba, Hindari Pergaulan Bebas, Raih Prestasi dan Bangun Masa Depan. (Hsn R/Red)

Pos terkait