Jelang Final Manhunt 2019, Elardy Ditraining Pusaka Batik Indonesia & Pusaka Management

SURABAYA, INDEPENDENTNEWS.ID – Menjelang Grand Final Manhunt Indonesia 2019 pada tanggal 7-9 Desember di Batam. Kontestan Manhunt Indonesia dengan nomor urut 7 yang mewakili Provinsi Jawa Timur, Elardy Tan, berkesempatan melakukan agenda ke Jakarta untuk fitting 3 busana dari Pusaka Batik Indonesia. Karena, ia mengaku kualitas batik tulis Pusaka Batik Indonesia terbaik dan siap dibawa ke Karantina nanti.

“Selain itu, saya juga mempercayakan Pusaka Management bagian management dari Pusaka Batik Indonesia untuk training camp selama 6 jam di Season 2 jelang keberangkatannya. Seminggu lagi Grand Final Manhunt Indonesia 2019 di Batam. Tentunya masih banyak PR yang harus saya siapkan, diantaranya mental yang paling utama untuk dipersiapkan,” ujar Elardy pada keterangan tertulisnya. Jumat, (29/11/2019).

Di Camp Season 2, lanjut Elardy, ia akan lebih ditekankan untuk berjiwa pahlawan. Untuk membawa nama harum Jawa Timur (Jatim) yang ia bawa. Dan yang terpenting penekanan untuk berkompetisi secara sehat itu juga selalu ditekankan di training camp saat itu di My Hotel, Jakarta Barat.

“Jadi tetap berjuang dan melakukan yang terbaik. Dan selalu percaya akan kuasa Tuhan. Saya pun merasa beruntung mendapatkan banyak kesempatan dari pihak-pihak yang mensupport saya selama ini,” imbuh Elardy.

Dan minggu depan, ia bakal didampingi oleh Rr. Wiku Woelan dari Pusaka Management, juga akan meminta restu jelang keberangkatannya kepada Walikota Batu. Karena kota Batu menjadi daya tarik tersendiri untuk diangkat kemajuan pariwisatanya di kancah Nasional.

“Apapun hasilnya nanti, kita akan tetap memberikan yang terbaik. Karena kita selalu percaya kuasa Tuhan bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil,” tegas Direktur Pusaka Batik Indonesia, Mahendra. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here