Meriah! Ini Gelora Kemerdekaan Ala Paguyuban Godhong Suwek Surabaya

SURABAYA, IndependentNews.id – Paguyuban Godhong Suwek Surabaya yang bertagline “Seduluran Sak Lawase” menggelar acara yang bertajuk “Persembahan Bagimu Negeri” di Jl. Simo Kalangan, Surabaya.

Paguyuban yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, seni, budaya, dan kebangsaan ini membuat antuasisme warga Simomulyo Sukomanunggal Surabaya dan sekitarnya mengikuti acara ini. Turut hadir pula acara ini dimeriahkan oleh Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Untuk menyemangati gelora acara ini pada warga yang hadir, Whisnu mengatakan, acara yang bertajuk persembahan bagimu negeri, membuanya dirinya sangat bergetar. Karena menyambut kemerdekaan RI ke-74 ini, Surabaya punya sejarah yang panjang. Dan memiliki makna yang dalam memperebutkan kemerdekaan saat itu.

“Kita telah membuktikan, bahwa kota Surabaya benar-benar mampu menjaga indahnya keberagaman dan kerukunan yang luar biasa,” pungkasnya saat diwawancarai awak media. Rabu, (28/8/2019).

Seperti kita ketahui, lanjut Whisnu, tahun lalu kita pernah mengalami terjadinya guncangan bom di beberapa gereja yang ada di Surabaya. Minggu lalu, tepat hari jadi kemerdekaan kita pada ke-74, kita mengalami peristiwa rasisme di Surabaya.

“Hingga pada akhirnya kita patut berbangga warga Surabaya tak mampu dipecah belahkan. Ini menunjukkan bahwa, arek-arek Suroboyo mampu bersatu melawan tindakan terorisme dan rasisme,” tegas Whisnu.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Paguyuban Wahyudi Kusnoto menambahkan, dalam acara ini tak hanya memperingati dan menghargai jasa-jasa pahlawan dan para pendahulu kita.

“Tetapi kita juga memberikan santunan pada 285 anak yatim, kaum dhuafa sebanyak 345 orang, beberapa janda dan usia lanjut, serta pada Yayasan Al-Ikhlas Surabaya,” bebernya.

Wahyudi menambahkan, acara ini dilakukan setiap satu tahun sekali. Untuk pembiayaannya, tidak ketergantungan dengan pemerintah atau perangkat kelurahan disini. Godhong Suwek berdiri sendiri tanpa keterlibatan pemerintahan.

“Ini acara yang kedua kalinya dalam agenda tahunan, kalau tahun lalu kami membagikan 275 sembako, dan untuk yatim piatu 50 orang. Acara tepat di lokasi yang sama juga. Karena, sejarahnya lahir Payuguban Godhong Suwek Surabaya di jalan Simo Kalangan ini,” tutup pria yang disapa akrab Nanang tersebut.

Sebagai informasi, acara ini juga diindahkan dengan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Kemerdekaan, tari remo dari Sanggar Tari Simogen Surabaya, dance lagu Morena, tari clipir, tari kewer kewer, tarian yang diiringi lagu Senorita, dan Orasi Kebangsaan dari Pembina Paguyuban Godhong Suwek Surabaya, serta Orkes Melayu. (Ari)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here