BONDOWOSO | IndependentNews.id | Antusiasme masyarakat untuk bergabung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terlihat tinggi. Ratusan pelamar memadati lokasi seleksi tenaga kerja di Dapur MBG SPPG Botolinggo 01, Kabupaten Bondowoso untuk mengikuti proses perekrutan yang digelar oleh pihak yayasan pengelola.
Sejak pagi hari, para pelamar dari berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso telah datang untuk menyerahkan berkas dan mengikuti tahapan seleksi yang telah ditentukan, Selasa (02/06/2026).
Mereka berharap dapat menjadi bagian dari program nasional yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya.
Gus Wahid selaku (PIC) penanggung jawab SPPG Botolinggo 01 dan didampingi muspika kecamatan botolinggo menegaskan.
Menurutnya, setiap pelamar memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi tanpa adanya perlakuan khusus maupun praktik titipan.
“Perekrutan ini jumlah pelamar kisaran 175 orang dilakukan secara transparan dan berdasarkan kemampuan serta kelengkapan persyaratan yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan bahwa tenaga yang terpilih benar-benar siap bekerja dan memiliki komitmen dalam mendukung suksesnya program MBG,” ujarnya.
Suwaris Darmawan selaku koordinator mitra kodim 0822 Bondowoso menambahkan bahwa tingginya jumlah pelamar menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap hadirnya program MBG yang tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
Selanjutnya, Surya Perwakilan dari Yayasan Bina Generasi satu bangsa, berharap proses seleksi dapat berjalan lancar dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan dukungan tenaga kerja yang kompeten, Dapur MBG SPPG Botolinggo 01 diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara optimal dalam menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.ucap Surya kepada media.
Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja dari lingkungan sekitar.
Penulis : Suyanto
