PROBOLINGGO | IndependentNews.id | Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Santi Wilujeng Prastyani, kembali turun ke basis konstituennya dalam agenda Reses masa persidangan tahun 2026. Bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Sabtu (28/2), legislator perempuan ini menekankan pentingnya pemahaman regulasi baru terkait pengajuan bantuan melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).
Dalam pertemuan yang dihadiri seratusan konstituen dan pengurus struktural partai tingkat kecamatan hingga kelurahan tersebut, Santi menyoroti perubahan syarat administratif untuk bantuan sektor UMKM. Menurutnya, pemahaman ini krusial agar usulan masyarakat tidak terganjal kendala teknis di tingkat dinas.
”Fokus utama kita hari ini adalah sosialisasi regulasi Pokir. Ada perubahan signifikan dibanding tahun lalu. Untuk bantuan UMKM, usulan kini wajib dibentuk dalam kelompok minimal lima orang yang terdaftar resmi di dinas terkait. Ini harus segera dipahami agar aspirasi warga bisa terealisasi secara administratif,” tegas Santi Wilujeng.
Berdasarkan serap aspirasi di wilayah Kecamatan Kedopok, Santi mencatat mayoritas usulan masyarakat masih didominasi oleh penguatan ekonomi produktif. Aspirasi tersebut mencakup sektor peternakan, pertanian, hingga pengembangan UMKM yang dinilai menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.
Santi berkomitmen untuk mengawal usulan-usulan tersebut agar dapat terakomodasi dalam pengalokasian anggaran Pokir tahun anggaran 2027.
“Potensi Kedopok di bidang pertanian dan peternakan sangat besar. Saya akan berupaya semaksimal mungkin mengawal anggaran tersebut demi kesejahteraan warga,” tambahnya.
Selain menyerap usulan baru, momentum reses ini juga menjadi ajang evaluasi dan apresiasi. Di hadapan para konstituen, Santi menampilkan dokumentasi visual melalui layar LCD yang menunjukkan berbagai capaian kerja yang telah terealisasi, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Paparan bukti nyata tersebut memicu respons positif dari warga. Tidak sedikit konstituen yang menyampaikan terima kasih secara langsung atas dedikasi Santi yang dinilai aktif turun ke lapangan.
”Apa yang saya lakukan adalah wujud nyata menjalankan instruksi Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) untuk selalu turun ke bawah, menyapa, dan menangkap keresahan rakyat secara langsung. Silaturahmi ini bukan sekadar formalitas, tapi tanggung jawab moral saya sebagai wakil rakyat,” ujar Santi disambut tepuk tangan peserta.
Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini berlangsung dinamis dan interaktif. Kehadiran struktur partai di reses kali ini juga memperkuat sinergi antara legislatif dengan kader di tingkat akar rumput dalam mengawal program-program kemasyarakatan ke depan. (Aspariar/Red)
