Disdik Pamekasan Launching Museum Goes to School

SOSIALASI MUSEUM GOES TO SCHOOL. Para Korwilcambidkbud Kabupaten Pamekasan besama Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Pamekasan mengikuti penjelasan yang disampaikan Kabid Kebudayaan di Aula Kartini Gedung Disdikbud Kabupaten Pamekasan (Foto : abd. basid muslim / independent news)

PAMEKASAN | IndependentNews.id | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan melakukan terobosan untuk mendekatkan eksistensi museum dan benda-benda purbakala kepada para siswa melalui gerakan Museum Goes to School yang dicanangkan melalui rapat bersama seluruh korwilcambidikbud dan ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Pamekasan Rabu (24/11) kemarin di Aula Kartini kantor disdikbud.

Agenda Museum Goes to School ini akan berkolaborasi dengan Klik Madura – portal informasi lokal yang mengangkat informasi pendidikan di Pamekasan melalui kolom lensa pendidikan.

Bacaan Lainnya

Fatimatus Zahrah, Kabid Kebudayaan saat mendampingi Akhmad Zaini selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa kegiatan Museum Goes to School ini merupakan agenda dan program bidang kebudayaan yang bertujuan mengenalkan lebih dekat keberadaan serta berbagai manfaat yang bisa dirasakan para siswa terhadap sebuah bangunan museum dengan segala koleksi yang ada di dalamnya.

‘’Museum Goes to School ini merupakan agenda bidang kebudayaan yang rencananya nanti adalah semacam roodshow kami, pihak musium mandhilaras dan disdikbud yang akan datang secara bergantian ke sekolah-sekolah di tiap kecamatan. Kami jadwalkan ada 15 kali kunjungan ke sekolah, target dalam setiap kunjungan sebanyak 100 siswa sehingga perlu diatur dan disepakati di masing-masing korwilcambidkbud agar setiap sekolah dapat mengirimkan siswanya saat kegiatan berlangsung,’’ papar ibu yang murah senyum ini kepada independentnews.id

Fatim menambahkan, rangkaian kegiatan Museum Goes to School antara lain paparan tentang keberadaan Museum Mandhilaras yang disertai tayangan video yang akan disampaikan oleh tim sehingga akan mudah dipahami para siswa dan guru pendamping.

‘’Bahkan beberapa barang koleksi yang ada di museum mandhilaras akan dibawa untuk dipajang agar generasi muda, khususnya para siswa tertarik dan termotivasi untuk menjaga kelestarian budaya bangsa yang ada di sekitar kita,’’ tambahnya.

Secara terpisah, Abd. Basid Muslim, ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Pamekasan menyambut positif akan dilaksanakannnya kegiatan Museum Goes to Schoool yang digagas bidang kebudayaan dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pamekasan.

‘’Kegiatan ini sangat baik, hanya saja perlu ditambah waktu dan pesertanya. Kalau hanya 15 kali putaran, 13 kali dilaksanakan di masing-masing korwilcambidikbud, kan hanya tersisa 2 putaran untuk jenjang SMP. Nah mungkin untuk yang 2 kali putaran itu, fokuskan ke SMP-SMP Negeri yang ada di kecamatan Kota dan kecamatan Pademawu. Mudah-mudahan sekolah swasta pun akan merasakan juga dampak kegiatan ini,’’ ungkapnya.

Perlu diketahui Kabupaten Pamekasan memiliki museum yang dikenal dengan nama Museum Mandhilaras yang terletak di Kompleks Monumen Arek Lancor, Jalan Cokroaminoto Nomor 1 Pamekasan. Di dalamnya terdapat beberapa koleksi benda bersejarah yang menjadi catatan perjalanan masyarakat dan buudaya Madura dari waktu ke waktu. (ABM/Red)

Pos terkait