SURABAYA | IndependentNews.id | Maraknya hiburan malam di kota pahlawan Surabaya yang terdiri dari Pub, Bar, Club Malam, Pesta, Konser, Kabaret dan Bioskop, mendapat tanggapan serius dari Wali Kota Surabaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan akan terus menggelar operasi cipta kondisi ke seluruh rekreasi hiburan umum (RHU) di Kota Pahlawan. Hal itu bertujuan menjaga Kota Surabaya dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan agama dan hukum.
Eri Cahyadi mengatakan, seluruh RHU di Kota Pahlawan harus membuat surat pernyataan di atas meterai. Surat pernyataan tersebut berisi tentang komitmen mereka atau pelaku usaha untuk mematuhi peraturan.
”Saya meminta seluruh RHU membuat surat pernyataan, tidak memasukkan anak di bawah umur serta tidak beperaktek pijat plus, surat pernyataan tidak akan melakukan tindakan prostitusi dan macam-macam yang tidak benar, dilarang agama, dan dilarang pemerintah,” ujar Eri Cahyadi, Minggu (12/11/2023).
Ditambahkan Eri Cahyadi jika surat kesepakatan dilanggar, pihakan mengancam akan mencabut izin usaha RHU
“Bila terjadi pelanggaran yang dilakukan RHU dalam kategori berat, saya tidak akan mengeluarkan izin selamanya atau usaha tersebut akan saya tutup”, tegas Wali Kota Surabaya.
Menanggapi langkah Wali Kota Surabaya, Aktivis Komete Anti Korupsi Indonesia (KAKI, red) Propensi Jawa Timur menyambut dengan baik langkah Wali Kota, dan pihak mendukung Pemeritahan Kota Surabaya untuk melakukan penertiban Hiburan Malam.
“Saya mendukung sepenuhnya atas upaya Wali Kota Surabaya dalam menertipkan pelaku Rekreasi Hiburan Umum, agar tidak terciptanya pratek pratek yang tidak sesuai dengan norma Agama dan norma Hukum”, papar Moh. Hosen.
Lebih lanjut disampaikan Moh. Hosen, bahwa sependapat dengan langkah Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya bila para pengusaha tidak menepati kesepakatan yang tertuang dalam surat pernyataan, maka pihak Pemkot akan menutup usaha hiburam umum.
“Saya sependapat dengan Wali Kota Surabaya Jawa Timur, untuk menutup hiburan malam yang dekiranya membahayakan moral anak bangsa kedepannya, serta mencemarkan nama baik kota Pahlawan yang ditimbulkan dengan maraknya minuman keras dan sejenisnya”, tegas Ketua KAKI Senin 13 November 2023 pada Independentnews.id. (Hos/Red)
