KARANGANYAR | IndependentNews.id | Ada pepatah sudah jatuh masih tertimpah tangga hal ini terjadi pada seorang Aparatur Sipil Negara (ASN, red), Teguh Haryono yang saat ini dilaporkan pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Perlindungan Konsumen (LPKSM, red) kepada Bawaslu Senin 11 Desember 2023 melalui pers rilis kepada Independentnews.id.
Laporan tersebut diduga melanggar kode etik ASN yang dianggap tidak netral terkait pemilu presiden tahun 2024 mendatang, dimana diduga pihak Teguh Haryono dalam WhatsApp-nya beredar memberikan dukungan pada salah satu calon.
“Tetapi untuk presiden 2024 saya tetap berada dibarisan bapak presiden Joko Widodo… Prabowo Gibran”, terang LPKSM.
Menanggapi laporan tersebut Teguh Haryono saat dikomfirmasi via celulernya yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Jaten Kabupaten Karanganyar selama 10 bulan dimutasi menjadi Sekertaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sejak tanggal 5/12/2023.
Menurutnya dimutasi dirinya sebagai camat tidak ada hubungannya dengan narasi yang beredar, akan tetapi karena pihaknya menjadi sekertaris ormas.
“Saya dimutasi bukan karena beredarnya Whats App saya, akan tetapi diduga karena saya menjadi sekertaris ormas GIM (Giribangun Indonesia Maju, red)”, terang Teguh.
Ditambahkan, pihaknya mengaku dengan dimutasinya diri dianggap telah membela Prabowo Gibran, karena GIM tersebut tidak ada hubungnnya dengan partai politik.
“Saya sampaikan kepada Kadus dan Prangkat Desa saat pamitan bahwa saya dimutasi karena saya menjadi Sekjen Ormas GIM dan diduga saya mendukung Prabowo Gibran”, lanjut Teguh.
Dugaan mutasi yang dierima Teguh Haryono dari Camat menjadi Sekretaris Disarpus, pihaknya menduga kuat karena menjadi sekertaris GIM.
“Saya menduga kuat, dimutasinya saya karena menjadi sekertaris GIM, dimana ormas tersebut milik keluarga besar mantan Presiden H. Suharto, sementara Bupati Karanganyar didukung partai PDIP”, jelasnya.
Ditambahkannya, mengenai pelaporan pihak LPKSM, pihaknya mengaku belum mendapat panggilan.
“Saya belum mendapatkan panggilan, kalau memang nanti dipanggil akan saya klarifikasi,” tambah Teguh melalui via celulernya. (Rahmat/Red)
