SURAKARTA | IndependentNews.id | DPRD Kota Surakarta Komisi 2 yang kmembidangi Perekonomi dan Keuangan yang diketuai oleh Agung Harsakti Pancasila Putra didampingi Agus Widodo dan beberapa anggota dewan lainnya melakukan sidak di sejumlah titik Pajak Reklame Baliho Rokok di Kota Surakarta, Senin 26 Mei 2025 siang.
Sidak dilakukan karena PAD tahun 2024 meleset dari target yang ditetapkan dan dikawatirkan terjadi kebocoran. Agung yang dikenal dari Partai Gerindra mengaku dapat laporan dari masyarakat dan mengantongi data-data pajak resrtibusi pajak Reklame yang ditengarai lolos pajak. Ribuan titik reklame Baliho yang bertebaran di kota Solo terutama produk Rokok semestinya menjadi andalan pendapatan asli daerah,
Selain pendapatan yang lainnya seperti dari pajak kendaraan bermotor, PBB serta pendapatan perolehan hak atas tanah dan bangunan. Siang ini rombongan Komisi 2 DPRD Kota Solo meninjau titik reklame di simpang empat Fajar Indah, simpang empat Purwosari dan di depan Stasiun Balapan dan banyak tampilan reklame baliho produk rokok.
Meski tersirat kekecewaan karena pihak Pemda Surakarta yang diwakili staf dari Bapemda, Agung sempat adu argumentasi terkait persyaratan dan ijin pemasangan baliho produk rokok tersebut.
Agung juga meminta pihak Bapemda menyerahkan data – data jumlah pemasangan baliho untuk dicocokan dengan yang dimilikinya.
Malahan pihaknya juga mecium kebocoran PAD dari kantor lain dan akan menelusurinya.
Siang itu juga rombongan Komisi 2 mampir di warung ayam goreng Widuran dan melihat sudah tutup seusai di datangi Walikota Solo pagi tadi, karena menjadi berita firal yang menghebohkan. [Pak Sri]r
