RSUD MA Kembali Buka Depo Farmasi Rawat Jalan 2 untuk Mempermudah Pelayanan

SUMENEP | IndependentNews.id | Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh Anwar (RSUD MA) Kabupaten Sumenep dalam upaya untuk mempermudah pelayanan kembali buka Depo Farmasi untuk pasien rawat jalan. Dimana semula RSUD dr. H. Moh Anwar ini hanya memiliki satu Depo Farmasi rawat jalan saja.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan pada pasien RSUD MA membuka lagi Farmasi baru yang disebut dengan istilah Depo Farmasi Rawat Jalan 2. Untuk Depo yang baru tersebut dibuka di lantai 2 Poli Terpadu sehingga saat ini RSUD MA memiliki 2 Farmasi Rawat Jalan.

Bacaan Lainnya

Dengan memperhatikan aspirasi dan masukan dari masyarakat, khususnya usulan dari keluarga pasien. dr. Hj. Erliyati, M.Kes selaku Direktur RSUD dr. Moh Anwar akhirnya membuka kembali Farmasi Rawat Jalan 2 yang baru.

“Maka dari itu, kami RSUD Moh Anwar sangat respon terhadap masukan dan usulan dari masyarakat, jadi kami langsung menindaklanjuti usulan tersebut tidak hanya ditampung saja,” jelas dr. Erliyati MKes Direktur RSUD MA, Selasa (19/03).

Tambah dr Erliyati, dengan adanya keluhan masyarakat tentang Farmasi bagi pasien rawat jalan yang masih belum maksimal. Maka dari hal tersebut pihak RSUD MA langsung mengambil tindakan membuka Farmasi Rawat Jalan 2 yang baru.

“Kami memperhatikan dan mendengarkan segala keluhan masyrakat dan langsung menindaklanjuti dengan menambah Layanan Farmasi Rawat Jalan 2 yang baru ini, ” terangnya.

Menurut Dokter Erlyati  menjelaskan lagi, jadi saat ini  masyarakat tidak hanya dilayani 1 Farmasi saja, akan tetapi sudah ada 2 Farmasi rawat jalan yang siap melayani masyarakat, sehingga dapat ngurangi antrian dan menyingkat waktu.

“Maka bagi pasien yang berobat di lantai 1 bisa langsung ke pelayanan Farmasi lama dan bagi pasien yang berobat di lantai 2 bisa langsung dilayani di Farmasi Rawat Jalan 2. Jadi dengan adanya 2 Depo Farmasi Rawat Jalan dapat mempermudah dan menyingkat waktu sehingga tidak terlalu lama dalam antrian,” tutupnya. (Ainul H/Red)

Pos terkait