JAKARTA | IndependentNews.id | Pada masa pencarian sosok pengganti Gus Miftah oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto, sejumlah kalangan ramai-ramai berpartisipasi mencari tokoh ideal pengganti Gus Miftah.
Sebagaimana berita yang beredar beberapa hari lalu, Gus Miftah mengundurkan diri dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Keagamaan.
Tuan Guru Ibnu Kholil, Ulama’ asal Lombok Nusa Tenggara Barat adalah salah satu orang yang berpartisipasi dalam pencarian sosok pengganti Gus Miftah. Melalui keterangannya kepada awak media, Tuan Guru Ibnu Kholil mendukung KH. Saiful Islam Al-Payage.
Kyai Muda putera asli Wamena Papua itu dinilai akan mampu mengemban amanah Presiden Prabowo di bidang Kerukunan antar umat beragama. “Dalam pandangan saya, Kyai Payage mampu membantu Presiden Prabowo sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama,” ungkapnya.
Tuan Guru yang kini menduduki kursi DPD RI Periode ke dua ini menjelaskan kapasitas Kyai Payage. Menurutnya, Kyai Payage punya pengalaman damam membina kerukunan maupun penyelesaian konflik beragama.
“Kyai Payage kaya pengalaman dalam kehidupan sosial di daerah minoritas muslim, terutama Papua. Terkait penyelesaian konflik beragama, Pada saat terjadi konflik Keagamaan di Tolikara, Kyai Payage terlibat aktif dalam proses perdamainan di sana, Presiden Jokowi sempat memanggil Kyai Payage ke Istana Negara untuk mendiskusikan berbagai kemungkinan solusi kerukunan umat beragama di Papua pasca kasus Tolikara.”
Tuan Guru Ibnu Kholil menambahkan, “selain pengalaman dalam penyelesaian konflik Keagamaan, Kyai Payage termasuk salah satu Ulama’ muda yang santun dalam ceramah-ceramahnya, beliau betul-betul memraktekkan sikap tawassuth, i’tidal dan tasamuh dalam beragama, intinya beliau adalah sosok Ulama’ yang sangat moderat dan anti Radikalisme.”
“Hemat saya, orang yang bertugas mengurus pembangunan nasional di bidang kerukunan beragama, tidak sebatas tertuntut secara Intelektual, akan tetapi, ia harus memiliki integritas dan spiritualitas perdamaian, dalam konteks ini, Kyai Payage sangat pas, ilmu keislamannya tidak diragukan, saya tahu beliau bisa baca kitab kuning, integritas kerukunan beragamanya juga tinggi dan yang tidak kalah penting, spiritualitas kerukunan beragamanya teruji,” pujinya.
Tuan Guru Ibnu Kholil bercerita, “saya tahu keilmuan dan kepribadian Kiai Payage itu karena satu pesantren dulu, kita sama-sama mondok di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo,” Kenangnya.
“Saya sangat mendukung, jika Presiden Prabowo menunjuk Kyai Payage, Insyaallah tidak salah orang, insyaallah Kyai Payage mampu dan amanah,” pungkasnya. (Smtr/Red)







