RSUDMA Sumenep Membuka Layanan Pengaduan dan Informasi Selama 24 Jam

  • Whatsapp

SUMENEP | IndependentNews.id | Dalam rangka memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep membuka pengaduan dan informasi selama 24 jam. Pengaduan tersebut untuk menerima keluhan, kritik, saran, maupun masukan dari pasien dan keluarga pasien.

Dengan harapan pengaduan dari masyarakat dapat mempercepat penyelesaian persoalan yang dialami oleh pasien selama dirawat di rumah sakit. Jadi pasien dan keluarga pasien tidak perlu menunggu jam kerja untuk mendapatkan pelayanan.

Bacaan Lainnya

Menurut Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, MKes mengatakan, bahwa setiap pengaduan dari masyarakat memiliki makna penting untuk dapat ditindaklanjuti. Keluhan pasien dapat menjadi bahan evaluasi, sehingga pihak rumah sakit dapat segera mengetahui kekurangan yang dapat segera dibenahi.

“Setiap pengaduan sekarang tidak lagi sekadar menjadi catatan dan berhenti di kotak pengaduan, akan tetapi harus ada langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien,” jelas direktur RSUDMA pada Jum’at (21/08/26).

Lanjut dr. Erly, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan penilaian yang dialaminya selama mendapat pelayanan di rumah sakit. Dan menurut manajemen, masukan tersebut dapat menjadi bagian perbaikan dan peningkatan pelayanan yang diinginkan oleh pasien.

“Pengaduan dari masyarakat bagi kami bukan sesuatu yang harus dihindari, justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui pelayanan mana yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” ujarnya.

Menurut dr. Erly lagi, bahwa membuka pengaduan dan informasi selama 24 jam adalah sebuah komitmen rumah sakit dalam menerima masukan dan akses komunikasi yang lebih cepat. Setiap laporan yang diterima akan ceapat mendapat tanggapan dan tindak lanjut.

“Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan didengar, karena itu komunikasi dan pengaduan menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan,” jelasnya.

Karena peningkatan mutu RSUDMA juga terus dilakukan melalui pengembangan serta modernisasi fasilitas dan infrastruktur medis. Maka keberadaan fasilitas yang memadai harus diimbangi dengan kualitas interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien. Dengan komunikasi yang terbuka, sikap ramah, serta pelayanan yang cepat dan profesional merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan yang baik.

“Pelayanan kesehatan yang baik harus dibangun dengan sikap ramah, cepat, profesional, serta mampu memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujarnya.

RSUDMA ingin meningkatkan pola pelayanan yang lebih transparan dan responsif lewat pengaduan tersebut. Sehingjus,n6uy y3oiEanu s 7ga keluhan masyarakat dapat dijadikan bahan evaluasi penting dalam menyelesaikan persoalan dan tentunya dapat menjadi langkah untuk perbaikan kedepan.

Terakhir, dr. Erly selaku direktur RSUDMA Sumenep juga meminta seluruh jajaran rumah sakit memiliki komitmen yang sama dalam menindaklanjuti kebutuhan pasien. Dengan harapan tidak ada lagi keluhan atau masalah dari pasien dan keluarga pasien tanpa adanya tindak dak lanjut penyelesaian.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran, silakan disampaikan melalui kanal pengaduan selama 24 jam yang telah disediakan, kami akan berusaha menindaklanjuti setiap masukan untuk perbaikan pelayanan RSUDMa kedepan,” pungkasnya. (Ainul Hidayat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan