Pemerintah Sebaiknya Mengkaji Kembali Sistem Pendaftaran Mandiri di PTN

  • Whatsapp

SOLO,IN.ID | Ketua Yayasan Karya Dharma Pancasila, Dr. Anggoro Panji Nugroho, M.M, menyorot kondisi Perguruan Tinggi Swasta yang saat ini memasuki fase tersulit pasca pandemi.

Ketua Yayasan yang juga pengamat pendidikan dari Universitas Dharma AUB Surakarta ini menegaskan, kesulitan yang dialami perguruan tinggi swasta semakin berat dengan adanya kebijakan jadwal waktu pendaftaran mandiri yang sangat panjang, mepet dengan penutupan penerimaan mahasiswa baru.

Bacaan Lainnya

Sehingga sesama lembaga perguruan tinggi swasta harus bersaing ketat pada proses penerimaan mahasiswa baru. Dampak dari kebijakan pendaftaran mandiri yang berkepanjangan juga akan menimbulkan multi efek .

‘Kuota pendaftaran yang seharusnya menjadi milik PTS, akan ke sedot ke PTN karena panjangnya gelombang pendaftaran Mandiri di PTN. Resiko terjadinya dugaan suap juga akan semakin besar, terbukti salah satu rektor perguruan tinggi di Lampung terjaring OTT KPK, lantaran patut di duga tersandung kasus suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru ‘ Jelasnya

Kejadian itu tentunya sangat memprihatinkan kita semua. Apalagi terjadi pada masa pendaftaran mahasiswa baru. Kampus swasta dan negeri memiliki peran sama seperti yang di amanatkan oleh Undang Undang dalam rangka turut serta mencerdaskan bangsa.

Oleh karena itu keberadaan kampus perguruan tinggi swasta harus di lindungi, sebab pada hakikatnya kampus PTN dan PTS memiliki ruh yang sama.

Oleh sebab itu Pemerintah melalui Kementerian terkait harus tetap menjaga keberadaan PTS melalui kebijakan yang sama sama dapat menyuburkan lembaga perguruan tinggi.

Bagaimanapun keberlangsungan perguruan tinggi swasta tak lepas dari biaya operasional yang harus di tanggung sendiri oleh yayasan. Selain mengandalkan bantuan pemerintah, yayasan juga harus mencari dana operasinal sendiri, sebab nilai bantuan dari pemerintah bagi Anggoro belum cukup untuk biaya operasional kampus.

Oleh sebab itu Ketua Yayasan Karya Dharma Pancasila berharap, Pemerintah mengkaji kembali sistem pendaftaran mandiri, agar perguruan tinggi swasta dapat menampung para calon mahasiswa baru yang tak lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri, tutupnya. (Jk/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan