Nia Kurnia Apresiasi Kegiatan Sumenep Parjuga PAUD H.I El Fath & Canteng Koneng

  • Whatsapp
Foto: Ketua TP-PKK Nia Kurnia saat menghadiri kegiatan Sumenep Parjuga.

SUMENEP, IN.ID | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi mengapresiasi kegiatan membatik bertajuk Sumenep parjuga.

Menurut Nia Kurnia Fauzi kegiatan yang diselenggarakan berkat kerjasama PAUD H.I EL Fath dan rumah batik tulis Canteng Koneng ini sangat bagus dalam mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik pada peserta didik.

Bacaan Lainnya

Di hadapan ratusan siswa PAUD H.I. El Fath, Bunda PAUD Sumenep Nia Kurnia Fauzi menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh siswa dan para guru.

“Kegiatan ini kita bisa menumbuhkan kecintaan kita dan anak-anak kita kepada budaya Indonesia yaitu budaya membatik,” ungkap istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi itu, Sabtu 05/11/2022.

Acara yang digelar sejak pukul 08.00 sampai dengan 11.00 itu digelar di GOR A. Yani, Sumenep melibatkan 180 peserta. Mereka terdiri dari siswa Kelompok Belajar dan siswa Taman Kanak-Kanak.

Selain membatik siswa juga diberi ruang untuk menampilkan sejumlah kemampuannya. Diantaranya penampilan hafalan surat An-Naba hingga penampilan fashion show dan tari tradisional.

Foto: Penandatanganan kerjasama PAUD H.I EL Fath dan rumah batik tulis canteng koneng

Bagian terpenting dari acara Songenep Parjuga yang digagas PAUD H.I. El Fath ini adalah penandatanganan kerja sama dengan sanggar batik Canteng Koneng.

Direktur PAUD H.I. El Fath Bunda Nuruh berharap, kerja sama yang sudah dibangun dari keduanya mampu menanamkan budaya lokal batik sejak dini.

“Acara ini merupakan inovasi literasi budaya untuk anak PAUD. Acara ini juga merupakan sinergitas antara dunia pendidikan dengan dunia usaha yang memiliki kesamaan misi melestarikan budaya lokal,” terang Bunda Nurul.

Bunda Nurul menambahkan, acara Songenep Parjuga merupakan bukti nyata dukungan pelaku pendidikan terhadap kebijakan bupati tentang pengembangan PAUD holistik integratif. “Paud H.I. El Fath ingin terdepan dalam pembaharuan PAUD di kabupaten sumenep,” tegasnya.

Sementara itu secara terpisah, Owner Rumah Batik Tulis Canteng Koneng Didik Haryanto mengaku senang budaya batik dikenalkan kepada siswa sejak dini. Menurut dia, batik adalah warisan budaya nusantara. Tidak hanya di Madura, tapi di seluruh pelosok negeri harus dikenalkan sejak dini.

“Kerja sama dengan lembaga pendidikan ini tidak semata-mata melestarikan budaya. Akan tetapi, membantu tumbuh kembangnya daya imajinasi dan kreasi di kalangan peserta didik,” ucap Didik. (Thofu/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan