BNPM Ragukan Hasil Penetapan DPT Pilkada 2024 oleh KPUD Sampang

  • Whatsapp

SAMPANG | IndependentNews.id | Barisan Nasional Pumuda Madura (DPD BNPM) Kabupaten Sampang merasa tidak puas atas hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Kepala Daerah serentak 2024, yang dilaksanakan oleh KPUD kabupaten setempat, Minggu (22/09/2024).

Rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan DPT tersebut, pada 20/09/24 kemarin, dilaksanakan di aula hotel Camplong dan menetapkan DPT sebanyak 737.832 orang dengan rincian 369.665 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 378.167 orang yang tersebar di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang dengan jumlah 1.344 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bacaan Lainnya

BNPM Sampang melalui Sekda BNPM Abdullah Mansur, S.P,. MP mengungkapkan, bahwa penetapan DPT tersebut pihaknya merasa tidak puas dan masih mempertanyakannya. Pasalnya, penurunan DPT nya sangat tinggi dan dramatis, dari DPT pemilu 2024, 761.421 jiwa, menjadi 737.832 jiwa. Diantaranya, di Camplong dari DPT 70.151 jiwa menjadi 65.900 jiwa, hilang empat ribu lebih.

“Bagi kami sebagai rakyat Indonesia, dalam penetapan DPT itu menjadi salah satu hal penting untuk memastikan bahwa hak pilih setiap warga negara terlindungi, dan proses demokrasi berjalan lancar, aman damai serta adil,” katanya.

Selain itu, Ketua DPC BNPM Sreseh Hasan Rohmad, M.Pd menambahkan, pihaknya meragukan hasil proses verifikasi dan pemutakhiran data tersebut, seharusnya disampaikan secara jelas dan rinci kepada publik atas penghapus data pemilih itu. Pihaknya meminta KPUD Sampang harus akuntabel transparansi atas persoalan itu.

“Kami minta KPUD Sampang dalam penurunan DPT itu harus jelas dan rinci. Apa karena ganda atau jadi aparatur negara atau hal lain, jangan hanya bilang telah akurat, valid dan up to date, coklitnya yang akurat apa si dalihnya yang kuat?”.

Sementara itu, setalah diminta informasi dan dikonfirmasi prihal tersebut, melalui via chat WhatsApp ketua komisioner KPU Sampang masih belum ada penjelasan sampai berita ini dinaikkan. (H Rohmad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan