Jelang Liburan Sekolah, Dinkes Situbondo Gelar Khitanan Massal Gratis

  • Whatsapp

SITUBONDO | IndependentNews.id | Sekitar 170 anak dari Kecamatan Jangkar, Asembagus, Banyuputih dan Arjasa mengikuti acara khitanan massal. Giat sosial ini dilaksanakan oleh Pemkab Situbondo melalui Dinas Kesehatan, Rabu (2/7/2025) kediaman Wabup Situbondo Ulfiyah yang beralamat di Desa/Kecamatan Jangkar.

Wakil Bupati Ulfiyah menjelaskan, kegiatan khitanan massal gratis adalah program rutin tahunan Dinas Kesehatan Situbondo yang pelaksanaannya setiap menjelang liburan anak sekolah. Peserta yang mengikuti acara ini ada sekitar 170 anak. Diharapkan program ini bermanfaat dan dapat membantu warganya yang ingin anaknya dikhitan. Masyarakat menginginkan pada tahun depan giat serupa bisa terlaksana kembali dan jumlah pesertanya semakin banyak, tidak hanya sebatas 170 anak.

Bacaan Lainnya

“Dari Dinas Kesehatan sudah menyiapkan sarung dan uang saku bagi anak-anak yang mengikuti khitanan massal agar mereka berani dan ceria. Selanjutnya, kita juga menyediakan snack dan susu untuk anak-anak disitu. Pesan kami bagi anak-anak yang belum dikhitan, ayo tahun depan khitan. Program khitanan massal ini gratis tidak ada biaya. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan setelah 3 hari kontrol, hingga anak itu sembuh semua gratis,” jelas Mbak Ulfi sapaan akrab Wabup Situbondo disela acara.

Terpisah, ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Situbondo dr. Sandi Hendrayono menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan program khitanan massal gratis hari ini, pihaknya menyiapkan 10 tim medis dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Asembagus, Puskesmas Jangkar, Puskesmas Arjasa dan Puskesmas Banyuputih.

Dalam menjaring pesertanya dibantu oleh Wabup, camat dan kepala desa. Apalagi sekarang momen libur sekolah, jadi sangat tepat untuk melaksanakan acara khitanan. Terkait pelaksanaan kegiatannya di tiga titik lokasi, yakni wilayah Barat di Sumber Malang, wilayah tengah di Desa Battal Panji dan hari ini wilayah timur di Kecamatan Jangkar. Total target 300 peserta dari tiga kali kegiatan.

“Pesertanya rata-rata pelajar SD. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya. (Fit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan