SURAKARTA | IndependentNews.id | KOMISI 2 DPRD Kota Surakarta pada Senin siang baru lalu melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) di 2 BUMD Pelat Merah, yaitu Bank Solo dan PDAM Solo. Cek lapangan tentang prores dua perusahaan milik Pemkot tersebut.
Kehadiran Komisi 2 memang sudah diinformasikan kepada kedua BUMD tersebut dan nampaknya sudah depersiapkan oleh tuan rumah. Sekretaris Komisi 2 DPRD Surakarta Mukorromah selesai sidak menjelaskan, kondisi kedua BUMD tesebut sudah bisa memberikan konstribusi PAD ke Pemkot, meski belum sebesar yang diharapkan.
“Meski kontribusi 2 perusahaan plat merah ini belum sebesar yang kita harapkan, setidaknya kondisi kedua BUMD tesebut sudah bisa memberikan konstribusi PAD ke Pemkot,” terangnya.
Hanya perlu adanya peningkatan kinerja serta menata ulang dan khusus Bank Solo perlu adanya suntikan modal dari Pemkot, agar bank milik Pemkot tersebut siap bersaing dengan bank lainnya.
Sementara anggota dewan, Achmad Sapari juga mengamini penyatan tersebut, mengingat Bank Solo terakhir mendapatkan suntikan modal pada tahun 2016 yang lalu, jadi cukup lama tidak ada suntikan lagi.
Begiitu pula PDAM Solo, komisi 2 juga mengapresiasi kinerja managemen dan diharapkan akan meningkat pendapatannya dengan meluncurkan air kemasan dalam bentuk botol Toya Wening.
“Benar untuk Bank Solo perlu suntikan dana dari Pemkot Solo, dan kalau PDAM Solo kami juga mengapresiasi kinerja managemen dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatannya dengan meluncurkan air kemasan dalam bentuk kemasan botol Toya Wening,” tutup Achmad Sapari. (paksri)







