Peltu Putu : Akan Saya Mutasi Bila Terbukti

  • Whatsapp

BANYUWANGI, IN.ID | Dengan adanya musibah nasional yang melanda Indonesia sejak dua tahun terahir ini menimbulkan banyak empati bagi kalangan birokrasi.

Akibat pandemi yang membuat bangsa dalam kegelisahan membuka mata hati para birokrasi negara, hingga berlomba lomba berbgai cara untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia dari keterpurakan dengan gerakakan vaksin dari pintu ke pintu juga bantuan soasial masyarakat.

Bacaan Lainnya

Beberapa hari yang lalu melalui TNI AD mengucurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid 19 mendapatkan bantuan sebesar Rp. 600.000 per kepala rumah tangga.

Bantuan tersebut diperuntukkan pada masyarakat terdapak, khususnya para nelayan dan PKL (Pedagang Kaki Lima, red).

Khusus Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwabgi Jawa Timur, menurut Bataud Koramil Wongsorejo sedikitnya ada 1.000 kepala rumah tangga yang tebagi 12 Desa se – Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.

“Untuk tahun ini mas, pihak TNI AD melalui Kodim Banyuwangi yang turun ke Koramil Wongsorejo sedikit ada 1.000 kepala rumah tangga yang layak menerima”, terang Peltu Putu pada Independentnews.Id di ruang kerjanya.

Menanggapi isu miring seputar adanya pemberian fee kepada pihak Koramil memastkan tidak ada, karena bantuan ini satu komando dari pimpinan tertinggi tidak ada pemotongan.

“Saya pastikan tidak akan terjadi pemotongan sepeserpun, karena hal ini satu komando dan tidak bisa dilanggar, karena pencairan dana itu saya selaku Kataud Koramil Wongaorejo juga ikut tanda tangan”, tegasnya Rabu 27 April 2022.

Ditambahkannya, apabila ada oknom Babinsa melakukan pemotongan terhadap bantuan untuk masyarakat nelayan dan PKL, akan diambil langkah internal kesatuan.

“Apabila ada oknum yang terbukti melakukan pemotongan terhadap bantuan dari Kesatuan TNI AD, dengan dalih apapun maka saya selaku Kataud akan melakukan langkah khusus terhadap personil saya, bila diperlukan saya lakukan motasi terhadap oknum tersebut bila terbukti”, tegas Putu¬†¬† Kataud Koramil Wongsorejo. (Ari/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.