Pengaspalan Jalan Desa Gunggungan Lor Dipertanyakan

  • Whatsapp

PROBOLINGGO, IN.ID | Anggaran Dana Desa tahun ini yang telah digelontorkan kepada desa masing masing se Indonesia khusus Desa Gunggungan Lor Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo Jawa Timur dipertanyakan halayak ramai.

Proyek pengaspalan jalan Desa yang diambil dari Anggaran Dana Desa Rp. 125.000.000 untuk pengaspalan sepanjang 600 M diduga menyalahi aturan.

Bacaan Lainnya

Pasalnya proyek tersebut diduga melanggar Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP, red) nomor 14 tahun 2008 serta perpres no 70 atas perpres no 54 tahun 2010, tentang pengadaan barang dan jasa dan juga papan nama proyek.

Namun kenyataan di lapangan pihak pelakasama proyek yakni TPK (Tim Pelaksana Kegiatan, red) tidak melakukan amanat undang undang tersebut.

Menyikapi persoalan di lapangam saat mengkonfirmasi seputar adanya dugaan kuat pelanggaran undang undang pihak TPK mengaku pelaksana dan pekerja dari luar Desa Gunggungan Lor.

“Saya kurang paham masalah proyek ini pak, karena pengaspalan jalan desa tersebut, yang saya tahu bahwa para pekerja semua berasal dari Desa Sraten (Desa tetangga juga Kecamatan tetangga yakni Kecamatan Maron, red)”, tutur Asnawi pada independentnews.id.

Disinggung apakah proyek pengaspalan jalan desa sepanjang 600 M tersebut diborongkan.

“Saya tidak tahu apakah proyek ini diborongkan atau tidak saya tidak tahu. Yang saya tahu tenaga kerjanya positip bukan warga Desa Gunggungan”, tambahnya.

Sementara saat mengkonfirmasi Pjs. Kepala Desa Gunggungan Lor melalui via WhatsApp sampai berita ini ditayang pihak Pjs Kepala Desa belum ada klarifikasi adanya dugaan melanggar undang undang. (Qosim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *