Dandim 0822 Bondowoso Resmikan Kampung Pancasila

  • Whatsapp

BONDOWOSO, IN.ID | Bersama Forkopimda Bondowoso, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr. (Hanla), meresmikan Kampung Pancasila bertempat di Rt.13 Rw.14 , Kel. Kotakulon Kec. Bondowoso Kab. Bondowoso, Rabu (23/3/2022).

Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr. (Hanla) dalam kegiatan Peresmian Kampung Pancasila memberikan sambutan yaitu bahwa Pancasila merupakan sistem nilai yang digali dari Nilai-nilai Luhur Bangsa Indonesia, dimana Nilai-nilai tersebut telah ada jauh sebelum Indonesia Merdeka, bahkan pada masa Kerajaan, telah berkembang Nilai-nilai Dasar yang merupakan karakter masyarakat Indonesia.

Bacaan Lainnya

Indonesia Adalah Bangsa yang besar dengan segala Kebhineka-annya Keaneka Ragaman Suku, Budaya, Bahasa dan Ras, namun akhir akhir ini dalam kehidupan kemasyarakatan mulai resah khawatir dengan adanya krisis keteladanan dalam mengimplementasi Nilai-nilai Luhur Pancasila, sebagai Landasan Ideologi dalam Berbangsa dan Bernegara, yaitu dengan timbulnya berbagai gejala dan bibit disintegrasi Bangsa, Praktek dan Perilaku dalam bermasyarakat.

Cobaan dan tantangan arus Globalisasi yang dapat menimbulkan perpecahan, seperti adanya Berita Hoax, Aksi Terorisme dan Radikalisme yang berkembang saat ini.

Dengan demikian Pancasila Merupakan Cita-cita Moral Bangsa yang memberikan pedoman dan kekuatan Rohaniah bagi tingkah laku hidup sehari hari dalam menjalankan kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, sesungguhnya apabila Pancasila dipahami, dihayati dan diamalkan secara jujur dan benar serta konsekuen oleh setiap anggota Masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmat, SE, M.Si yang ikut dalam undangan tersebut mengatakan, “Pencanangan Kampung Pancasila untuk meningkatkan wawasan kebangsaan kepada masyarakat dengan melakukan penyuluhan. Kelurahan Kotakulon Sebagai Kampung Pancasila sebagai percontohan karena daerah ini penduduknya heterogen. Kampung ini melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan dari 4 pilar, pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, kemudian penyuluhan terkait penyakit masyarakat, serta masyarakat produktif dan inovatif,” ucapnya. (Yan’s/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.