DPC IKADIN Kota Semarang Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

  • Whatsapp

SEMARANG, IN.ID | Sebanyak 58 pengurus organisasi profesi Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN) Kota Semarang resmi dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP IKADIN, Dr. M. Rasyid Ridho, yang disaksikan langsung oleh Walikota Semarang, H. Dr. Hendrar Prihadi, SE, MM. Acara itu sekaligus diagendakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Halal bi Halal, yang berada di Ruang Loka Krida, Gedung Moch Ikhsan lantai 8, Balaikota Semarang, pada Sabtu (14/5/2022).

Beberapa pengurus yang dilantik. Diantaranya ada ketua dewan penasehat, Mahmud Yusuf Vala, Ketua Cabang Lukman Muhadjir, Sekretaris, Purnomo Ari Wibowo, Bendahara Agil Fadjar. Para Wakil Ketua Cabang, Akhmad Dalhar, Achmad Arifulloh, Aryas Adi Suyanto, Joko Susanto, Mohammad Ilyas dan Ketua LBH Ikadin, Joko Purwanto.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC Ikadin Kota Semarang Lukman Muhadjir, mengatakan dengan resminya pengurus dilantik, maka organisasinya resmi pula membuka seluas mungkin tempat magang bagi para calon advokat maupun mahasiswa hukum yang ada di Kota Semarang. Ia juga mempersilahkan untuk mereka segera mengajukan magang di DPC Ikadin Kota Semarang, yang ada di ruko peterongan plaza blok B, no 8, Jl. MT Haryono No 719 Semarang maupun ruko kawasan museum Jateng Ranggawarsita, Jl. Abdulrahman Saleh No.1, Kalibanteng Kidul, Semarang Barat, Kota Semarang.

Dengan demikian para calon advokat dan mahasiswa hukum yang ada di Semarang dapat lebih mudah menimba ilmu serta dapat mengasah keterampilan di bidang advokat secara maksimal, yang nantinya mereka dapat memiliki pengalaman sesuai dengan ilmu yang didapat selama kegiatan magang berlangsung.

“Kalau mahasiswa itu biasanya hanya menerima teori-teori di bangku kuliah tetapi dengan kami fasilitasi program magang ini, diharapakan mereka akan menguasai secara praktisi hukum serta kemampuan dalam menganalisis dan membuat dokumen hukum yang baik,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya Sekretaris Jenderal DPP IKADIN, Dr. M. Rasyid Ridho mengingatkan, “para pengurus maupaun advokat Ikadin untuk selalu mematuhi Anggaran Dasar maupun Anggaran Rumah Tangga dan peraturan organisasi dan menguasai isi undang-undang advokat. Termasuk mematuhi kode etik advokat, serta bekerja secara profesional. Ia juga mengatakan saat ini Ikadin telah memiliki aplikasi berbasis layanan publik, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pendampingan hukum. Aplikasi tersebut bisa diakses langsung oleh masyarakat dengan link www.advosquare.com atau langsung mengunduhnya melalui layanan Playstore.

“Jadi melalui aplikasi tersebut, masyarakat akan lebih gampang mencari advokat untuk mencari pendampingan hukum. Aplikasi tersebut juga merupakan database organisasi secara nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, aplikasi itu sekaligus memberikan akses pelayanan serta mengenalkan para anggota advokat yang tergabung dalam Ikadin ke masyarakat. Sehingga masyarakat yang mencari pendamping hukum, bisa mendapatkan seorang advokat yang terawasi dan terorganisasi dalam Ikadin.

Walikota Semarang, H. Dr. Hendrar Prihadi, SE, MM dalam sambutanya mengatakan, “guna mengatasi berbagai permasalahan, Pemerintah Kota Semarang juga sudah memiliki inovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga. Salah satunya adalah program Lapor Hendi.

“Program unggulan Pemkot Semarang terkait pengaduan pelayanan publik adalah Lapor Hendi. Lapor Hendi sudah banyak penambahan, banyak perubahan untuk semakin baik sistem pelaporan itu. Laporan masyarakat bisa melalui SMS, Twitter, IG bahkan Call Center 112 nya juga sudah ada dan terintegrasi dengan Lapor Hendi,” kata Hendi.

“Pihaknya berharap semua inovasi yang dikembangkan Pemkot Semarang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Lapor Hendi ada laman aduan yang bisa menjadi salah satu solusi permasalahan di Kota Semarang, yang tentunya sebagai salah satu cara kami melayani warga,” ujarnya.

Dalam acara tersebut disaksikan langsung oleh 200 orang undangan. Mulai Camat se-Kota Semarang, Guru-guru LPQ di Kota Semarang, lembaga bantuan hukum di Semarang, BEM fakultas hukum di Semarang dan sejumlah organisasi advokat lainnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.