Warga Keluhkan Keberadaan Mr. Ball Billiard’s Lounge

  • Whatsapp

SUMENEP, IN.ID | Keberadaan Mr Ball Billiard and Lounge yang terletak di Gedungan Timur, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dikeluhkan oleh warga sekitar

Pasalnya, tempat olahraga billiard yang juga menyediakan tempat karoke tersebut, menjadi sarang peredaran miras secara bebas selama ini, melihat lalu-lalang, muda-mudi keluar masuk dari tempat tersebut, dalam kondisi yang terpengaruh oleh alkohol.

Bacaan Lainnya

Bahkan belakangan ini pengelola Mr Ball Billiard’s and Lounge, sudah mulai secara terang-terangan mempromosikan paket harga karaoke dan miras dengan mulai Rp. 500.000 hingga Rp 1.500.000, harga tersebut terlihat dalam famplet promosi yang beredar luas di masyarakat.

“Warga sekitar khawatir, lingkungannya menjadi tidak sehat dengan peredaran miras di Mr Ball yang beroprasi di tempat kami “, papar Ahmad Supriyadi pada awak mediap, Minggu 15/05/2022.

Ditambahkan Supriyadi yang notabenenya sebagai warga sekitar tempat olahraga tersebut mulai begitu khawatir jika kedepan anak-anaknya terjerumus ke dalam lingkaran setan miras.

Dengan kondisi tersebut sudah menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi kehidupan sosial masyarakat sekitar. Apalagi untuk tumbuh kembang anak muda yang harus dipersiapkan sebagai generasi penerus.

“Saya berfikir hal itu mengganggu lingkungan yang kita tinggali bila tempat tersebut menjadi pusat peredaran miras, khususnya bagi warga yang memiliki anak dan khawatir dapat terpengaruh,” tambah Supriyadi panggilan akrap sehari hari.

Lebih lanjut disampaikan hal ini juga dapat memicu persepsi buruk dari masyarakat secara luas terhadap daerahnya, selain dari itu pihaknya mengeluhkan jam oprasional Mr Ball yang sampai larut malam, bahkan hingga menjelang pagi.

“Bunyi dentuman musik yang sangat keras saat jam istirahat malam. Itu sangat mengganggu warga sekitar, serta menjadikan presepsi buruk terhadap masyarakat sekitar, untuk itu saya minta pemerintah setempat segera melakukan tindakan penertiban terhadap keberadaan Mr Ball, jika dibiarkan saya khawatir, warga akan melakukan upaya penutupan secara paksa untuk melindungi tempat tinggalnya”, tegas Supriyadi. (ImK/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.