Oknum Anggota LSM Dikeroyok Massa Hingga Luka Parah

  • Whatsapp

SAMPANG, IN.ID | Selasa, 05-04-2022 Independentnews.id mendapat informasi seputar pengeroyokan terhadap oknum LSM yang diketuhui identitas korban bernama Moh. Syafik yang diketahui berprofesi sebagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat, Red).

Korban merupakan warga desa Labuhan Timur kec. Sreseh kab. Sampang Madura. Atas peristiwa pengeroyakan tersebut Korban menderita luka parah dan berdarah di kepala akibat pemukulan yang dilakuan segerombolan orang.

Bacaan Lainnya

Saat dikomfirmasi M. Syafik, menjelaskan, bahwa pihaknya saat duduk santai sambil main HP tiba-tiba ada segerombolan orang langsung memukul dan menghajarnya, korban tidak mengetahui pihak dipukul.

“Saya langsung dipukul pakek besi, tanpa tanya apa permasalahannya”, terangnya pada awak media.

Ditambahkannya dalan aksident pemukulan pihaknya melihat pelaku kurang lebih enam orang.

Peristiwa yang terjadi di depan toko Dwimalindo dusun Labuhan Timur desa Labuhan, pihaknya mengaku ada yang dikenal.

“Dari sekitar enam pelaku yang mengeroyok saya di depan toko tempat saya nyantai ada salah satunya saya kenal”, jelas Syafik.

Salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut yang berinisial MJ, menjelaskan, bahwa pihaknya melihat ada orang berkelahi.

“Saya melihat rame rame layaknya herkelahi namun awalnya saya tidak tahu kalau itu Apek mas, setelah saya lerai ternyata Apek (Syafik, Red),” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan menjelaskan bahwa dalam kejadian tersebu dari enam orang kurang lebih diantaranya ada yang bawa sajam jenis pisau.

“Saya melihat salah satu dari mereka itu bawa senjata tajam jenis pisau, dan ada yang berteriak, “tusuk tusuk,” lanjutnya.

Sementara itu, Iptu Edi Eko Purnomo selaku Kapolsek Sreseh, belum bisa memberikan keterangan secara pasti karena masih proses penyelidikan. Jelasnya singkat.

Sementara rumor yang beredar di lapangan terjadinya pemukulan tersebut diduga korban bersama temannya mengambil video SPBU yang berada di dusun Labuhan Barat desa Labuhan. (Hasan/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *