Ungkapan Presiden RI Jokowi yang Sangat Mencengangkan

  • Whatsapp

ISTANA, IN.ID – Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo mengeluarkan ungkapan yang sangat mencengangkan dan menjadi fakta.

Berikut ini isi ungkapannya tentang Negeri ini dianugerahi Tuhan YME Sumber Daya Alam yang sangat luar biasa :

Bacaan Lainnya

1. Kita booming minyak tahun 1970 an, Negara dan rakyatnya nggak dapat apa-apa, malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut.. kemana tuh duitnya?

2. Tahun 1980 an kita booming kayu sebab hutan Sumatera dan Kalimantan dibabat habis, kita juga nggak dapat apa-apa… pada kemana duitnya ? Kecuali lingkungan hancur dan kalau hujan sedikit langsung banjir..

3. Tahun 2000 an kita booming lagi mineral batu bara dll, nggak juga dapat duitnya kecuali lingkungan hancur di semua daerah dan yang lebih tidak masuk akal 95% exportirnya nggak punya NPWP, alias GA BAYAR PAJAK !

Sebetulnya Tuhan sudah kasih kita 3 x kesempatan tapi Kita nggak becus mengelolanya.

Sekarang zaman saya, kenapa saya sangat keras berantas illegal fishing, kapal-kapal ditenggelamkan?

Sebab zaman saya hanya tinggal kekayaan Laut …. HANYA ITU YANG TERSISA, dan kita sudah menenggelamkan kapal-kapal illegal fishing di beberapa lokasi di Indonesia.

Efeknya begitu besar, kita jadi tahu Cold Storage di Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam dan RRC kosong alias tutup…

Soal subsidi BBM harus saya cabut sebab kita harus makan obat yang pahit untuk menyembuhkan sakitnya yang sudah kronis dimanja selama 40 tahun lebih akibat subsidi BBM, dan ternyata kita nggak bisa bangun apa-apa.

1 tahun setelah kita alihkan subsidi BBM, kita dapat RP 350 T, yang digunakan sekarang untuk bangun jalan tol, bangun jalan rel kereta api double track seluruh Indonesia hanya butuh Rp 650 Triliun.

Saya siap untuk tidak populer dan itu risiko yang harus diambil seorang pemimpin dan siap dimaki.

Tetapi hasilnya akan terasa saat ini dan kedepan demi kesejahteraan anak cucu kita di kemudian hari …
🙏🙏🙏

Ayooo kita Jangan biarkan pak Jokowi presiden kita 🇲🇨🇲🇨✊✊
berjalan sendiri mari kita kawal sampai, jabatannya berkahir… Merdeka…!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *