Musrembang Peusangan Jaring Aspirasi Masyarakat Desa

  • Whatsapp

BIREUEN, IN.ID | Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Selasa (8/2) bertempat di Balai Desa Kantor Camat diikuti 200 peserta yang terdiri dari unsur Keusyik, Peutuha Peut dari 74 desa, Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat yang dibuka oleh Ketua DPRK Bureuen Rusydi Mukhtar, S.Sos.

Juga hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Almuslim Dr Marwan Hamid, M.Pd, para Asisten, Kepala SKPK dan Staf ahli Bupati Bireuen.

Bacaan Lainnya

Camat Peusangan Ibrahim, S.Sos dalam laporannya mengatakan bahwa Musrembang Tahun 2022 ini dibahas apa yang diusulkan dalam musrembang setiap gampong. Kemudian pada Pra Musrembang Kecamatan pada Januari lalu. Hanya pihak kecamatan melakukan penjaringan secara berurutan dengan memperhatikan skala prioritas. Selain itu juga usulan dari Kecamatan yang perlu diketahui bersama peserta Musrembang.

Usulan kecamatan yang diprioritas pertama tentang pembangunan Masjid Besar Peusangan yang sedang dilaksanakan, pemindahan lokasi SMP Negeri 1 Peusangan yang terkena perluasan masjid, Pembangunan kantor Camat, pengerukan saluran irigasi yang sempit dan dangkal mencapai 22.000 meter dari Keude Matangglumpang ke Desa Meunasah Dayah, Matang Masjid, Matang Cot Paseh sampai Cot Panjo.

Juga rencana pemindahan kios kios yang dibangun oleh pedagang diatas Saluran Irigasi di pasar ikan Mon Eungkot. Jalan Jangka yang rusak parah dari desa Matang Sago samai batas desa Krueng Deu sepanjang 4 km.

Semua usulan yang diajukan dan dibahas hari ini disampaikan kepada Bappeda Bireuen untuk klarifikasi di tingkat kabupaten.

Ketua DPRK Bireuen Rusydi Mukhtar S.Sos dalam arahan dan bimbingan sekaligus membuka Musrembang Kecamatan Peusangan minta kepada peserta agar bisa memaklumi semua usulan gampong telah ditelaah oleh team kecamatan, kemudian dibuat perangkingan. Ini dilakukan sesuai dengan perencanaan anggaran. Tidak mungkin bisa tertampung semua. Ini dapat dimaklumi.

Rusydi menambahkan, pihaknya DPR Kabupaten Bireuen akan memperjuangkan aspirasi Masyarakat Peusangan. Apalagi dirinya bisa terpilih menjadi DPRK dari Dapil 2 Peusangan dan bisa menjadi Ketua DPRK Bireuen.

Pada kesempatan musrebang Kecamatan Peusangan, ada yang tidak masuk perangkingan yaitu pasar ikan lama dan kios kios yang berada disamping pasar yang sudah tutup lama dan sekarang tidak ada aktifitas jual beli. Sungguh sangat memprihatinkan.

Sementara di jalan masuk pasar tradisional daerah pedagang jual pisang dan buah buahan dibelakang kantor kuramil Peusangan. Terlihat kumuh dengan jalan becek. Bila dilewati kenderaan merasa tidak nyaman. (Faiz/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.